Birthday Escape ke Kuala Lumpur

Monday, December 23, 2013

Ini adalah kali ke empat gw ke KL, dan merupakan yang ke tiga kalinya di tahun 2013. Waktu tempuh yang cuma dua jam naik pesawat dari Jakarta bikin Kuala Lumpur jadi tujuan 'Birthday Escape' yang sangat accessible buat gw dan Chika. Simak perjalanan rock 'n roll kita berdua yang melanglang buana di ibukota Malaysia ini dalam waktu sehari saja!

Honestly, sejak pertama kali ke KL, gw itu langsung jatuh cinta sama kota ini. Sebabnya mungkin karena gw ngiri banget sama sistem transportasi di Kuala Lumpur, sambil berharap dan berandai-andai kapan di Jakarta ada transportasi umum selengkap disana. Ada monorail, ada MRT, bus kota yang bersih dan nyaman, yang kesemuanya itu saling terintegrasi dengan cukup baik. Sebenernya nggak ada yang spesial-spesial amat sih dari KL, tapi gw dan Chika itu suka banget sama makanan yang namanya Nasi Kandar. Waktu kemarin solo traveling ke Myanmar naik AirAsia dan harus transit di airport LCCT, gw bahkan bela-belain ke pusat kota KL dulu cuma demi makan Nasi Kandar ini.


Sepulangnya ke Jakarta, gw tiba-tiba punya ide gila buat ngajak Chika pulang-balik di hari yang sama ke Kuala Lumpur cuma buat makan Nasi Kandar, di hari ultahnya yaitu tanggal 24 November. Tanggal ultah gw cuma beda 6 hari lebih dulu, yaitu di tanggal 18 November. Tapi karena yang tanggalnya jatuh di weekend adalah ultah si Chika jadi ya kita pergi di tanggal dia ultah aja. So, basically ini adalah birthday present to myself and my girlfriend. Nggak usah ditanya, pas gw ngasi tau ide ini ke Chika, dia seneng dan semangat banget.

Flying with Malaysia Airline
Interior Economy Class Malaysia Airline

Waktu ngecheck tiket ke KL, kebetulan semua harga tiket low cost carrier udah termasuk mahal, mungkin karena udah deket juga ya tanggalnya. Jadi pas iseng liat harga tiket pesawat yang punya kode penerbangan MH ini harganya relatif sama dengan pesawat yang low cost, ya tanpa pikir panjang langsung booking aja. Alasan lain kenapa gw pilih maskapai ini adalah karena Malaysia Airline terbang dari KL ke Jakarta dan sebaliknya sebanyak 6x sehari. Jadi untuk kebutuhan Birthday Escape super singkat ini, kita bisa pilih first flight untuk berangkat dan naik last flight untuk pulang.



First flight Malaysia Airline dari Jakarta ke Kuala Lumpur adalah jam 4.40 pagi, dengan kode penerbangan MH726. Jadi dengan mata yang masih pedes dan sepet, kita udah  harus jalan ke airport. Tipe pesawat yang dipake adalah Boeing 737-800. Ini adalah tipe pesawat yang cukup baru, jadi sudah ada sistem in-flight entertainment di setiap kursi. Makanan yang disajikan waktu berangkat ada pilihan Nasi Lemak atau Omelette, dan kita milih Omelette aja biar gak terlalu heavy. Kan begitu landing bakal langsung mulai wisata kuliner.

Menuju Kota Dengan KLIA Ekspres



Untuk mencapai kota Kuala Lumpur dari KLIA ada beberapa pilihan. Yang lebih ekonomis adalah naik 'Bas Persiaran' dengan tarif kurang lebih 10 Ringgit. Waktu tempuhnya sekitar 1jam 15 menit. Nah karena waktu kita nggak banyak, jadi kita pake pilihan yang lebih efisien dari segi waktu yaitu naik kereta KLIA Ekspres. Waktu tempuhnya adalah 28 menit saja, cepet kan?? Tapi tarifnya hampir empat kali lipat dari tarif bus, yaitu 35 Ringgit. Baik naik kereta maupun bus, tujuan akhirnya sama-sama di KL Sentral. Tiket kereta KLIA ekspres ini bisa dibeli secara online dengan menggunakan kartu kredit disini.

Jadwal Kereta KLIA Ekspres 

Airport (KLIA) ke kota (KL Sentral)
Kereta pertama berangkat pukul 05:00
Kereta terakhir berangkat pukul 01:00 
Kota (KL Sentral) ke airport (KLIA)
Kereta pertama berangkat pukul 05:00
Kereta terakhir berangkat pukul 00:30
Waktu tempuh: 28 minutes
Frekuensi:
Setiap 15 menit – jam padat (Senin sampai Jumat 06:00-09:00 dan 16:00-22:00)
Setiap 20 menit – jam senggang (Senin sampai Jumat 05:00-06:00, 09:00-16:00 dan 22:00-00:00; Sabtu dan minggu seharian)

Every 30 minutes – setelah tengah malam


Publika, @ Solaris Dutamas
 

Tujuan pertama pagi itu adalah sarapan di Publika, @ Solaris Dutamas. Publika ini adalah pusat perbelanjaan yang sangat kuat unsur kreatif dan juga keseniannya. Mulai dari brand fashion internasional, butik indie, dan juga kafe dengan interior yang keren-keren. Konsepnya mirip sama CiToS gitu lah kalo di Jakarta. Dari KL Sentral ke Publika paling efisien naik taksi aja. Soalnya kalo naik LRT jauh banget dari stasiun, dan kalo naik Bus pastinya lama. Taksi di KL sekarang udah pada mulai pake argo semua. Jadi aman, gak perlu pake tawar-tawaran lagi. Tarifnya dari KL Sentral ke Publika yang berada di daerah Solaris Dutamas ini sekitar 10 Ringgit.

Journal by Plan B


 


Dari hasil browsing di google, akhirnya gw memutuskan untuk sarapan di satu kafe yang interiornya unik banget. Gimana nggak unik, ada puluhan kursi yang digantung di langit-langit kafe ini sebagai elemen dekorasi. Jadi pas lagi makan agak ngeri-ngeri kejatuhan gitu… Hahahaha. Konsep interiornya sebenernya senafas dengan nama kafe ini sendiri yaitu jurnal. Ada elemen dekorasi lainnya seperti mesin ketik vintage, serta rak-rak buku seperti di perpustakaan yang semakin mempertegas karakternya.

Kiri: Big Breakfast Menu
Kanan: Chika Teler, Antara Ngantuk dan Nggak Kuat Ngabisin 


Menu yang kita rekomendasikan adalah Big Breakfast. Menu sarapan super komplit dan super gede ini isinya dua butir telur (yang bisa dimasak sesuai keinginan kita), turkey bacon, hash brown, jumbo bratwurst, baked beans, sauteed mushrooms, alpukat, tomat cherry, dan toasted ciabatta. Dan udah termasuk minum yaitu black coffee, orange juice, dan juga free refill mineral water. Gila, kita sampe sesek napas ngabisin set makanan yang harganya 29 Ringgit ini. 

Address:

Lot No.65, Level G2
Publika Solaris Dutamas 1
Jln Dutamas 1
50480 Kuala Lumpur

Contact:

T: +603 6205 5318
F: +603 6205 5319
 

Operation Hours:

Sunday - Thursday

8:00am - 12:00am

Friday, Saturday & Eve of Public Holiday

8:00am - 1:00am

Ben's Independent Grocer
Photo by http://rlittlecakebox.com/

Udah main ke Publika, jangan lupa untuk nyempetin ke B.I.G. alias Ben's Independent Grocery yang letaknya satu lantai di bawah Journal by Plan B. Supermarket ini sebenernya masih satu grup juga sama Journal. Disini kalian bakal nemuin produk-produk impor maupun lokal yang lucu-lucu. Si Chika juga dapet Smoked Salmon Cheese Spread-nya Kraft yang udah lama banget dia pengen. Nuansa di dalem B.I.G. ini hampir kaya di Ranch Market lah kalo di Jakarta. Untuk produk segar seperti daging dan sayuran juga lengkap dan pastinya berkualitas baik. 


Selain itu, kalo mau beli oleh-oleh disini juga ideal karena banyak juga produk coklat yang dikemas dengan kaleng yang bisa dikoleksi. Gw waktu itu beli teh celup English Breakfast dengan kemasan kalengnya poster "Keep Calm and Carry On". Lumayan bisa jadi pajangan juga di cubicle kantor.


Nasi Kandar Pelita
Nah, ini dia restoran yang bikin kita nagih untuk balik dan balik lagi ke Kuala Lumpur. Pertama kali nemu resto ini tuh sebenernya nggak sengaja. Gara-gara waktu dulu kita pernah naik bus dari KL ke Singapore, nah si bus itu berangkatnya dari Hotel Chorus di seberang resto ini. Pas pertama kali makan, langsung sukaaaa. Nasi Kandar Pelita itu di seluruh Malaysia ada banyak banget cabangnya, di KL sendiri ada 4 cabang. Tapi langganan kita adalah yang di Jalan Ampang, deket dari menara Petronas. Menu di resto ini sih sebenernya macem-macem, ada gulai, kari, canai, dan makanan-makanan melayu lainnya yang influence-nya dari India. Tapi yang paling kita suka ya Nasi Kandar itu sendiri. 

Nasi Kandar Dengan Lauk Ayam dan Telur Ikan Goreng

Nasi Kandar itu awalnya dari pulau Penang, dan merupakan makanan tipikal India Muslim. Makanan ini terdiri dari nasi aromatik (bisa nasi biasa maupun nasi briyani) yang disiram berbagai macam kuah kari sampai banjir. Kuah yang paling gw suka adalah kuah dari "Ayam Madu" yang berwarna kehitaman. Jadi pastikan kuah yang ini nggak ketinggalan. Untuk lauknya ada banyak banget pilihan: Ayam Goreng, Kari Ikan, Telur Masin (Asin), Daging Lembu (Sapi), Daging Kambing, Sotong (Cumi-cumi), Ketam (Kepiting) Masala, dan masih banyak lagi. Selain itu juga ada pilihan sayuran seperti Kacang Panjang dan Sayur Kobis (Kol). Untuk kita berdua, pilihan lauk sih nggak jadi soal, yang penting itu kuah-kuah kari yang rasanya eksotik itu lhooo…. Hehehe… Tapi favorit gw sih Ayam Goreng dan Telur Ikan Goreng. Must Try!

Nasi Kandar Pelita
No.149, Jalan Ampang, 50450 Kuala Lumpur
Tel/Fax: 603-2162 5532
www.pelita.com.my

Ngeskrim di Bukit Bintang

Nuansa Natal di Bukit Bintang 

Tujuan terakhir wisata kuliner hari itu adalah di Bukit Bintang. Setelah capek jalan-jalan window shopping di sekitar situ, penutupnya paling enak kan makan yang seger-seger. Semula, gw berencana untuk makan es krim di sebuah kedai es krim Turki bernama MADO. Tapi ternyata dia kena gusur gara-gara mau dibikin jalur MRT disitu. Nanya-nanya orang sekitar juga gak ada yang tau pindahnya kemana. Berhubung kaki udah pegel banget karena seharian jalan kaki mulu, yasudah lah jauh-jauh ke KL makan es krimnya di Haagen Dazs juga… Hahahaha


 

Kiri: Tepar di Kedai Haagen Dazs
Kanan: Es Krim Yang Mengembalikan Mood Kita Berdua

Menu yang gw pesen waktu itu adalah Banana Split. Untuk pilihan tiga scoop rasa es krimnya bisa bebas dipilih. Disajikan dengan pisang karamel, chocolate fudge, crispy waffle, serta ditaburi potongan kacang Almond. Sementara Chika waktu itu pesen Royal Monte Carlo. Kalo yang ini pilihan rasa eskrimnya udah paten alias gak bisa diganti-ganti. Yaitu terdiri dari es krim rasa Coffee dan Cappuccino Truffle, remahan Crispy Waffle, kacang Almond, Whipped Cream, serta saus coklat yang kesemuanya disusun secara berlapis di gelas tinggi. Abis ngadem di Haagen Dazs yang letaknya persis di bawah stasiun Monorail Bukit Bintang ini, kita ready untuk jalan kaki lagi. Next, kita harus bergegas menuju KL Sentral lagi untuk kemudian naik kereta menuju bandara KLIA.


Sunset di KLIA

Begitu kita sampe di KLIA untuk check-in penerbangan yang akan membawa kita kembali ke tanah air, kita masih sempet foto-foto dulu di lobby Departure. Soalnya sore itu langitnya bagus banget dengan warna Ungu-Jingga pas Matahari udah mau tenggelam. Dan pemandangan indah itu mengakhiri perjumpaan gw dengan Kuala Lumpur. See you soon KL! ;)

You Might Also Like

5 comments

  1. Wah asik Bener Rez sehari cabut ke KL, jaman kuliah dulu pernah kaya begini Jogja-Jakarta-Jogja cuman bela2in nyobain Transjakarta jaman baru2nya. Ternyata KL bisa disikat 1 hari juga, hahaha... Btw jadi laper baca postingannya, makan dulu deh...

    ReplyDelete
  2. Hahaha, iya kalo tinggal di Jakarta enaknya bisa terhubung dengan ibukota negara-negara tetangga dengan cukup accessible. Kayanya blog lo baru ya??? Ayo donk segera isi dengan postingan-postingan jalan2 lo… Hehehehe...

    ReplyDelete
  3. wah bisa jadi referensi nih kl ada rejeki ke KL bareng keluarga..trimakasih mas dito sharingnya..sgt bermanfaat.

    ReplyDelete
  4. hehehe.... itu akun blogger lamaaaaa banget. Blog yang buat ketak ketik ada di landhes.com . Tapi jarang update juga sih... doakan bisa :D

    ReplyDelete
  5. Amien… makasih mba Ika udah mampir disini… Hehehe

    ReplyDelete

Like Me on Facebook

Pinterest Board

Subscribe