7 Tips Memotret Makanan Dengan Kamera Smartphone

Saturday, January 11, 2014

Suka foto-foto makanan di resto favorit kamu dan kemudian membagikannya di social media? Supaya hasilnya bagus, jangan asal jepret. Baca dulu tips-tips berikut ini biar foto makanan kamu keliatan lebih profesional.

      Hari gini siapa sih yang nggak suka foto-foto makanan pake smartphone-nya? Terlepas dari riset yang bilang kalo suka foto makanan sebelum kita makan dan kemudian membagikannya ke social media itu tanda adanya gangguan kejiwaan, menurut gw pribadi hal itu sah-sah aja. Kenapa? Dengan membagikan foto-foto makanan ataupun minuman yang menggiurkan, kita sebetulnya bisa membagi berbagai informasi seperti: Restoran baru di sekitar tempat tinggal kita, apa menu yang khas dari restoran itu, trus rasanya enak atau enggak, atau mungkin bahkan kita juga bisa membagi resep masakan yang kita buat sendiri.

      Jadi, selama foto itu punya nilai informatif, gw akan lebih appreciate ketimbang orang yang foto makanan sekedar untuk eksistensi. Kalo nggak infomatif, setidaknya foto makanan yang kita unggah terlihat estetis lah... Hehehe…. Nah, dengan memotret makanan secara lebih memperhitungkan nilai estetika, akan membuat kita 'naik kelas' dan mudah-mudahan juga menghindari cibiran orang yang mengira kita hanya eksis belaka. Berikut adalah beberapa tipsnya:

Tips #1: Komposisi Adalah Kuncinya



Sebagai pemula, cobalah komposisi "Rule of Third". Pada komposisi ini, bidang foto dibagi menjadi tiga bagian sama besar baik secara vertikal maupun horisontal sehingga memiliki 9 area yang sama besar. Dengan pembagian ini, akan ada 4 titik temu. Menurut teori desain, saat melihat gambar, mata secara natural lebih tertuju pada titik-titik tersebut dibandingkan pada titik tengah foto. Walaupun teori ini nggak wajib diaplikasikan, tetapi ini adalah modal dasar untuk membuat komposisi yang enak dilihat sebelum intuisi kita benar-benar terasah.

Tips #2: Memilih Angle Foto Yang Tepat

Semenarik apapun makanan yang kita foto, akan keliatan biasa aja kalo angle saat membidiknya kurang baik. Sebaiknya coba berbagai angle untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Dari berbagai sumber yang gw baca, coba untuk memotret dengan kemiringan 45 derajat. Ada juga yang menyebutkan bahwa memotret dari sudut pandang garpu (bayangkan bahwa kamera smartphone kamu ada di ujung garpu yang akan menuju makanan tersebut) akan dapat menghasilkan foto close-up yang menarik.

Teruslah meng-explore angle yang cocok untuk tipe-tipe hidangan yang berbeda. Seperti gambar diatas, tipe hidangan seperti ini juga cocok bila difoto dari atas (top view).

Tips #3: Pencahayaan Alami Sangat Penting



Memang terkadang kita sulit mengontrol intensitas cahaya yang tersedia di dalam sebuah restoran. Namun sebisa mungkin carilah lokasi yang dekat dengan jendela untuk mendapatkan pencahayaan alami. Cahaya natural juga akan memberikan detail yang lebih banyak untuk ditangkap oleh lensa kamera. 
Image Source: ohmyveggies.com

Kalau kamu sedang di restoran, manfaatkan tissue atau serbet putih sebagai pengganti reflektor (pemantul cahaya). Apabila cahaya alami datang dari arah kanan makanan, maka mintalah teman kamu untuk memegangi serbet tersebut di sebelah kiri. Begitu juga sebaliknya. Hal ini juga akan membuat hasil foto semakin baik.

Tips #4: Hindari Fitur Flash



Tips yang satu ini gw menyarankan nggak cuma untuk foto makanan aja tapi untuk FOTO APAPUN yang diambil menggunakan kamera smartphone. Jarang banget foto berkualitas baik yang dihasilkan dengan menggunakan flash. Apalagi dalam hal memotret makanan, fitur ini 'melunturkan' warna makanan, menghasilkan bayangan yang sangat tidak diinginkan, dan mengacaukan colour balance

Sangat mengagetkan bahwa foto-foto diatas diambil oleh Martha Stewart yang dikenal mumpuni dalam art & craft, cooking, decorating dan household activities lainnya. Ia tidak menyadari kerugian menggunakan flash untuk foto-foto makanan, bahkan mengunggahnya ke social media-nya. Dan karena foto-foto ini dia sampe diomongin banyak orang lho di media online!

Tips #5: Perhatikan Latar Belakang


Perhatikan latar belakang objek sebelum kamu mengambil gambar. Garpu kotor atau tangan teman kamu akan merusak keindahan foto makanan yang menggiurkan itu. Latar yang bersih akan membuatnya sederhana, atau coba berkreasi dengan meletakkan ingredients yang berhubungan dengan masakan itu sendiri sebagai latar.

Tips #6: Makanan Yang Colourful Lebih Menarik


Ini udah pasti, makanan yang memiliki banyak warna akan lebih menarik ketimbang yang monoton. Dan perlu diingat bahwa selalu ambil foto ketika makanan masih fresh atau baru saja disajikan. Kalau makanan yang akan kita foto tidak memiliki banyak warna, gunakan peralatan makan seperti piring, sendok, garpu, pisau yang warnanya menarik dan kontras dengan warna makanan. Atau juga bisa menambahkan objek seperti talenan dan serbet yang memiliki corak. 

Tips #7: Edit Foto Dengan Aplikasi

Apa gunanya memotret menggunakan kamera smartphone kalau nggak ada proses editing dengan aplikasi-aplikasi yang tersedia. Apapun sah-sah saja dilakukan untuk mempercantik foto yang kita ambil. Baik itu memberikan brightness yang lebih, mempertajam kontras, menguatkan warna, mengurangi shadow, bahkan memberi efek buram pada latar sehingga bisa meniru kemampuan lensa SLR yang memiliki depth of field. Berikut adalah dua aplikasi wajib yang gw pake untuk mengedit foto, khusunya foto makanan di iPhone:

Snapseed

Hampir semua proses editing bisa dilakukan menggunakan software ini. Cropping, menguatkan warna, mempertajam gambar, kontras, menambahkan brightness, dan masih banyak lagi. Aplikasi ini gratis alias gak pake bayar. Download disini.
                                                  Before                                             After


Afterfocus

Nah, kalo aplikasi yang ini gw pake lebih untuk mengimitasi hasil jepretan lensa kamera SLR sehingga lebih berasa depth of field-nya. Atau bahasa sederhananya adalah ada bagian yang fokus dan ada yang nge-blur. Ini aplikasi berbayar, tapi murah kok cuma 10ribu aja. Download disini.


Mudah-mudahan tips yang gw rangkum dari berbagai sumber ini bisa membantu ya... Do not hesitate to ask me kalau ada yang masih belum jelas via kolom comments di bawah ini. Thank ya!!!

You Might Also Like

0 comments

Like Me on Facebook

Pinterest Board

Subscribe