Jalan-jalan Cari Makan di Penang: Hari ke-1

Tuesday, April 15, 2014

Judul postingan kali ini memang udah sangat menggambarkan Penang yang populer sebagai surganya street food. Tapi walaupun di trip ini banyak diisi dengan 'kulineran', bukan berarti Penang nggak punya daya tarik yang lain lho, lengkap malah sebenernya. Mulai dari pantai berpasir putih, sampai perbukitan hijau nan asri. Dari bangunan tua bersejarah, sampai shopping center yang moderen.


Penerbangan

Untuk mencapai Penang dari Jakarta, gw lebih milih naik AirAsia karena alasan direct flight. Tapi ada kekurangannya juga sih, yaitu jam penerbangannya yang udah terlalu sore sesampainya di sana. Malah waktu tulisan ini dibuat, gw sempet ngecheck kalo flight QZ8311 yang gw naikin waktu itu jadi lebih sore lagi berangkatnya dari Jakarta yaitu jam 16.45 dan sampai di Penang jam 20.10. Rugi kan kalo nyampe di sananya udah terlalu malem, harinya kebuang, dan masih harus bayar hotel lagi. Kalo mau milih jam penerbangan yang lebih fleksibel, maskapai lain seperti Lion Air, Sriwijaya, dan Garuda juga punya jalur ke Penang, tapi pake transit dulu di Medan. Bisa dicoba juga lho kombinasi maskapai yang berbeda (Jakarta-Medan, lalu Medan-Penang) karena suka ada kesempatan tarifnya slightly lebih murah, apalagi kalo naik low cost carrier. Dari Jakarta ke Medan bisa naik Citilink atau AirAsia, baru setelah itu dari Medan ke Penang naik AirAsia lagi atau bisa juga Lion Air (Wings Air). Dari Medan soalnya frekuensi penerbangan ke Penang lebih sering sih, jadi bisa bebas milih.

Transportasi Airport ke Hotel

Penang International Airport ada di daerah Bayan Lepas yang jaraknya sekitar 14 Km dari Georgetown, ibukota dari Penang yang juga merupakan pusatnya turisme. Oh iya, banyak orang salah ngira lho kalau Penang itu hanya berupa satu pulau. Sebenernya Penang adalah nama salah satu negara bagian di Malaysia yang terdiri dari wilayah pulau (Pulau Pinang/ Penang) dan wilayah daratan (Seberang Perai). Oke, balik lagi soal transportasi untuk ke Georgetown, naik taksi tarifnya sekitar RM 30. Ada juga pilihan yang lebih murah yaitu naik bus Rapid Penang nomer 401/ 401-E (Airport - Komtar) yang cuma RM 2.70, tapi frekuensinya ya agak jarang. Jadi kalo nggak mau waktu abis buat nunggu bus, lebih efisien dan cepet naik taksi. Taksi yang kita naikin juga bukan taksi resmi sih, dan tentu nggak pake argo. Jadi silahkan tawar menawar tarif.


Penginapan

Nahhh... Kalo ngomongin soal penginapan nih seru banget. Hahaha... Di trip ini memang gw nggak pergi sendirian, bisa dibilang gw JB (jalan bareng) alias nebeng di tripnya Tante gw dan teman-temannya. Jauh-jauh hari, kita udah booking via Agoda.com sebuah hotel yang bernama 'Kimberley House'. Gw booking kamar yang single tentunya. Murah sih, kalau di kurs semalemnya cuma 150ribu rupiah aja. Secara di Agoda suka ada promo, gw tidak menaruh curiga kenapa ini hotel murah banget. Ternyata setelah sampe disana, hotel ini adalah hotel backpacker abisss sodara-sodaraaa.... Kamar single-nya kecil, AC-nya portable dan gak kerasa dingin, dan yang paling juara adalah toilet dan kamar mandinya di luar aja donggg... Waktu gw ke Myanmar dulu hotelnya juga hotel backpacker (semalem 250ribu rupiah) tapi gak segitunya amat sihh... (T_T) Kamar mandinya masih di dalem, dan AC-nya juga dingin kok. Yang lumayan horor adalah di kamar gw ini ada mezanin-nya yang lantainya terbuat dari kayu dan tepat di atas tempat tidur gw. Mungkin kalo yang booking kamar berdua, di mezanin ini tinggal ditambahin kasur kali ya. Tapi gw paranoid aja sih kalo tiba-tiba pas kebangun tengah malem ada suara berderit dari lantai kayu mezanin di atas gw!!!



Tapi, seorang traveler sejati harus bisa beradaptasi kan?? Hehehe Well, buat gw sih itu sebenernya not a big deal, tapi yang keliatan cukup shock sama hotelnya sih adalah Tante gw dan temen-temennya. Anyway, sisi baiknya, hotel ini cocok buat kamu yang memang mau nge-backpack super hemat. Dengan harga yang gw sebutin tadi, fasilitasnya ya sesuai lah dengan harganya. Gak dapet sarapan, tapi di lobby ada kopi susu, teh, gula, dan dispenser air dingin & panas yang free refill 24 jam. Soal kebersihan juga terjaga kok, terutama kamar-kamar mandi yang letaknya di bagian belakang. Dan soal lokasi, dia memang adanya di seputaran kota lama (heritage town) tepatnya di Lebuh Kimberley, jadi cukup strategis. Hotel ini sendiri menempati bangunan ruko khas China Town era kolonial gitu lah. TV emang nggak disediain di masing-masing kamar, tapi ada di living room buat nonton rame-rame dan ada layanan cable tv. Internet Wi-Fi juga free dan bisa diakses dari kamar, tapi emang yang paling kenceng di area lobby. Oh, sebagai tips tambahan, di Malaysia colokan stop kontak-nya yang kaki tiga, jadi jangan lupa bawa extension/ converter ya.

Kimberley House
59 Lebuh Kimberley, Georgetown. Penang
Phone: +60 6042611486


Berburu Street Food


Setelah beres dengan urusan check-in dan rasa shock dengan kondisi hotelnya sedikit reda, kita langsung nyari tempat untuk makan malem. Berhubung kondisinya waktu itu mulai gerimis, kita cari makan yang deket hotel aja. Di sekitar situ ada banyak tempat makanan kaki lima yang buka di malam hari. Makanan khas Penang banyak dipengaruhi oleh makanan China dan India, selain tentunya makanan Melayu. Dan untuk makan malem waktu itu, gw pesen salah satu makanan khas Penang yaitu Char Kway Teow seharga RM6 di depan kedai kopi Sin Guat Keong. Lokasinya ada di persimpangan Lebuh Kimberley dan Lebuh Chintra. Untuk minumannya, segelas teh tarik hangat tentu bisa mengusir udara dingin cuaca yang lagi ujan. Setelah makan, ujan sempat semakin deres makanya kita putuskan untuk balik ke hotel aja. Tapi gw ngerasa rugi banget kalo malem pertama cuma stay di hotel aja, akhirnya gw sempetin jalan-jalan dulu motret suasana malem lorong-lorong sekitar hotel yang basah setelah diguyur hujan.


Kedai Kopi Sin Guat Keong
86 Lebuh Kimberley, Georgetown. Penang
Jam buka: Untuk kedai kopi buka sejak pagi hari, tapi para penjual makanan kaki lima di depannya baru buka di atas jam 6 sore.


Oke, inilah akhir bagian pertama tulisan trip gw di Penang. Silahkan klik disini, untuk tulisan bagian berikutnya dimana gw akan sharing banyak tempat-tempat wisata yang seru disana!

You Might Also Like

0 comments

Like Me on Facebook

Pinterest Board

Subscribe